Kuliah di Prodi Ilmu Hubungan Internasional? Apa Sih yang Dipelajari?

Kuliah di Prodi Ilmu Hubungan Internasional

Bagi teman-teman yang sedang bingung mencari program studi untuk kuliah, yuk, coba intip Prodi Ilmu Hubungan Internasional, khususnya di Prodi HI, Universitas Slamet Riyadi. Program Studi Ilmu Hubungan Internasional (HI) merupakan disiplin ilmu yang mempelajari interaksi antara negara-negara, organisasi internasional, aktor non-negara, dan faktor-faktor lain yang memengaruhi hubungan internasional di tingkat global.

Program studi HI memiliki cakupan yang luas, membahas berbagai aspek politik, ekonomi, hukum, budaya, dan keamanan yang memengaruhi dinamika hubungan antarnegara. Melalui mata kuliah yang beragam, mahasiswa belajar mengenai sejumlah konsep, teori, metode analisis, serta isu-isu penting dalam dinamika global. Jadi, di Prodi ini, ada banyak aspek atau isu yang bisa teman-teman pelajari ya.

Berikut adalah rangkuman umum mengenai apa saja yang dipelajari dalam program studi Ilmu Hubungan Internasional.

1) Teori-Teori Hubungan Internasional

Di Prodi HI, mahasiswa akan diajak mempelajari berbagai teori yang menjelaskan pola hubungan antarnegara. Teori-teori seperti realisme, liberalisme, konstruktivisme, teori feminis, teori ketergantungan, dan teori lainnya menjadi landasan utama untuk memahami dinamika hubungan internasional. Jadi, teori-teori ini penting untuk jadi landasan berpikir kritis dan analitis nantinya ketika melakukan kajian hubungan internasional.

2) Sejarah Hubungan Internasional

Mahasiswa juga akan diajak membahas perkembangan hubungan internasional dari masa ke masa, dengan berbagai aspek dan dinamikanya. Mahasiswa akan mempelajari peristiwa-peristiwa penting, seperti Perang Dunia, Perang Dingin, dan transisi kekuasaan global. Studi sejarah ini sangat penting, lantaran dapat membantu memahami faktor-faktor yang membentuk struktur dan dinamika hubungan antarnegara saat ini.

3) Politik Global dan Regional

Di Prodi Ilmu Hubungan Internasional, mahasiswa juga belajar mengenai politik global dan regional, termasuk integrasi regional, organisasi internasional, diplomasi, kebijakan luar negeri, serta kerjasama dan konflik antarnegara. Relasi hubungan internasional memang sangat dinamis dan erat kaitannya dengan regionalisme dan hubungan kerja sama lain.

4) Hukum Internasional

Prodi Ilmu Hubungan Internasional juga belajar tentang hukum loh, khususnya yang ada kaitannya dengan hukum internasional, lalu bagaimana mengaitkannya dengan hukum nasional juga. Di kajian ini, mahasiswa membahas tentang peraturan hukum yang mengatur hubungan antarnegara. Mahasiswa mempelajari asas-asas hukum internasional, perlindungan hak asasi manusia, hukum perang, serta mekanisme penyelesaian sengketa internasional.

5)Ekonomi Internasional

Sektor ekonomi juga jadi kajian penting dalam hubungan internasional. Mahasiswa akan dilatih memahami dinamika ekonomi global. Mahasiswa mempelajari teori perdagangan internasional, keuangan internasional, globalisasi ekonomi, dan isu-isu ekonomi penting seperti ketimpangan ekonomi, pembangunan, serta kerja sama ekonomi antarnegara. Tentu saja, isu ekonomi aktual juga dibahas di sini.

6) Keamanan Internasional

Tentu saja, aspek keamanan global adalah hal penting bagi berbagai negara di dunia. Di sini, kita bisa fokus pada isu-isu keamanan global, termasuk konflik bersenjata, terorisme, proliferasi senjata nuklir, keamanan energi, dan isu-isu keamanan non-tradisional seperti keamanan pangan dan lingkungan. Isu ini sangat krusial dalam relasi antar negara sehingga penting untuk dikaji mendalam.

7)Studi Area

Di Prodi Hubungan Internasional, mahasiswa mempelajari tentang berbagai wilayah geopolitik di dunia seperti Asia Timur, Asia Pasifik, Timur Tengah, Eropa, Australia, dan Amerika. Ini termasuk budaya, sejarah, politik, dan dinamika hubungan antarnegara di setiap wilayah tersebut. Jadi, bagi teman-teman yang tertarik dengan area atau negara tertentu, sangat bisa mendalaminya di sini.

8) Metode Penelitian dalam Studi Hubungan Internasional

Di sini, mahasiswa dilatih untuk menggunakan berbagai metode penelitian, analisis data, serta teknik penelitian kualitatif dan kuantitatif yang digunakan dalam kajian Hubungan Internasional. Jadi, nantinya mahasiswa dapat memiliki daya kritis yang baik, tetapi tetap dengan landasan berpikir akademis, melalui berbagai riset yang dilakukan.

9) Etika dan Tanggung Jawab Sosial

Mahasiswa juga belajar mengenai aspek etika dalam hubungan internasional serta tanggung jawab sosial aktor-aktor negara dan non-negara dalam dinamika global. Hal ini seperti yang tertuang dalam SDGs atau Sustainable Development Goals yang merupakan cita-cita ideal kita bersama.

10) Bahasa Asing

Keterampilan berbahasa asing sangat diperlukan dalam studi HI untuk memahami sumber-sumber informasi internasional dan komunikasi antarnegara. Nah, jangan khawatir kalau teman-teman belum mahir atau malah belum bisa berbahasa asing. Di prodi Hubungan Internasional, terutama di Universitas Slamet Riyadi, Solo, teman-teman akan difasilitasi untuk belajar bahasa asing. Sejauh ini, fasilitas bahasa asing yang tersedia adalah bahasa Inggris, bahasa Korea, bahasa Jepang dan bahasa Mandarin. Tidak menutup kemungkinan, ada studi bahasa lain, loh.

Bagaimana? Tertarik dengan Program Studi Ilmu Hubungan Internasional?
Jadi, intinya, Program studi Ilmu Hubungan Internasional memberikan landasan yang kuat bagi mahasiswa untuk memahami dan menganalisis kompleksitas hubungan antarnegara. Dengan pemahaman yang luas mengenai politik, ekonomi, hukum, keamanan, serta isu-isu global lainnya, lulusan program studi Ilmu Hubungan Internasional siap untuk berkontribusi dalam berbagai bidang, termasuk pemerintahan, diplomasi, lembaga internasional, jurnalistik, riset, organisasi non-pemerintah (NGO), dan sektor swasta yang memiliki keterkaitan dengan konteks global. Di Prodi HI UNISRI sendiri, roadmap minat studi diarahkan agar mahasiswa menjadi ahli dalam wawasan from local to global, dengan segala aspek dan kepentingannya.

© Hubungan Internasional UNISRI